Tugas Magang (Laporan Baca)10

Nama : Ella Suryana

Kelas  : 4F PAI

Nim    : 12001214

Makul : Magang 1

Dosen : Farninda Aditya ,M.Pd.


Bismillahirrahmanirrahim......

Assalamualaikum warahmatullahi wabaraktu🌻🌻


Berkaitan dengan tugas mingguan disini saya akan melaporkan dengan menulis dari hasil bacaan saya masih dengan tema " Alat pembelajaran dan pelaksanaan "

Alat Pembelajaran dan Bahan Ajar 
Dalam pelaksanaan program belajar mengajar peran guru dirasa sangatlah penting, sebab guru dituntut dalam proses belajar mengajar sebelum pelajaran itu dimulai. Salah satu komponen dalam penyusunan desain belajar mengajar (instruksional) adalah sumber belajar. Sumber belajar itu mencakup apa saja yang dapat di gunakan untuk membantu tiap orang dalam  belajar dan menampilkan kompetensinya , sumber belajar akan menjadi bermakna bagi peserta didik maupun guru apabila sumber belajar  di organisir melalui satu rancangan yang memungkinkan seseorang dapat memanfaatkan sumber belajarnya secara efektif dan efesien. Jika tidak, maka tempat atau lingkungan alam sekitar, benda, orang dan buku yang ada hanyalah sekedar tempat, benda, orang atau buku yang tidak ada artinya apa-apa. Untuk itu, agar mendapatkan gairah siswa dalam belajar, siswa perlu di beri kesempatan untuk mencari data dari berbagai sumber agar dapat belajar  dengan sebaik-baiknya. Selain itu, usaha mengembangkan sistem belajar mengajar yang efektif juga dapat memberikan  Selain itu, usaha mengembangkan sistem belajar mengajar yang efektif juga dapat memberikan motivasi terhadap kreatifitas guru. Hal ini berdasarkan suatu asumsi bahwa satuan pelajaran akan berhasil apabila semua stategi, alat serta bahan yang digunakan sesuai dengan situasi peserta didik dan sesuai pila dengan keadaan yang dihadapinya sehingga tidak menyimpang dari konsep yang akan dicapai.

1.    Pengertian Alat Pembelajaran
Menurut Wijaya & Rusyan [1994] ada pun yang dimaksud alat Peraga Pendidikan adalah media pendidikan berperan sebagai perangsang belajar & dapat menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan dalam meraih tujuan – tujuan belajar.

2.  Beberapa tujuan dari alat peraga
Berikut ini beberapa tujuan alat peraga disebutkan selain di atas tadi yaitu :
a.   Alat peraga dalam pendidikan  memiliki tujuan supaya proses pendidikan lebih efektif dengan jalan meningkatkan semangat belajar para siswa.
b.   Alat peraga pendidikan dapat memungkinkan lebih sesuai dengan perorangan, dimana siswa belajar dengan banyak sekali kemungkinan, sehingga belajar dapat berlangsung sangat menyenangkan bagi masing-masing individu.
c.   Alat peraga pendidikan mempunyai manfaat supaya belajar lebih cepat segera bersesuaian antara kelas dan diluar kelas, alat peraga dapat memungkinkan mengajar lebih sistematis dan juga teratur.

3.  manfaat dari alat peraga yaitu :
Untuk lebih jelas dan terperinci, adapuni manfaat dari penggunaan alat peraga pendidikan yaitu antara lain sebagai berikut : 
a.   Menimbulkan minat sasaran pendidikan.
b.   Mencapai sasaran yang lebih banyak.
c.   Dapat membantu dalam mengatasi berbagai macam hambatan dalam proses pendidikan.
d.  Dapat merangsang sasaran dari pendidikan untuk mengimplementasikan ataupun melaksanakan pesan-pesan kesehatan atau pesan pendidikan yang akan disampaikan.
e.  Dapat membantu sasaran pendidikan untuk belajar dengan cepat serta belajar lebih banyak materi atau bahan yang disampaikan .
f.   Merangsang sasaran pendidikan untuk bisa meneruskan berbagai pesan yang disampaikan yang member materi kepada orang lain.
g.  Dapat mempermudah saat penyampaian materi pendidikan atau informasi oleh para pendidik.
h.  Dapat Mendorong keinginan orang-orang maupun individu untuk mengetahui, lalu kemudian lebih mendalami, lalu pada akhirnya mendapatkan pengertian yang lebih baik. Individu yang melihat sesuatu yang memang ia diperlukan tentu akan menarik perhatiannya. Dan juga apa yang dilihat dengan penuh perhatian akan dapat memberikan pengertian baru untuknya, yang merupakan pendorong untuk melakukan ataupun memakai sesuatu yang baru tersebut.
i.   Membantu menegakkan pengertian atau informasi yang diperoleh. Sasaran pendidikan di dalam menerima sesuatu yang baru, manusia memiliki kecenderungan untuk melupakan/lupa. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, AVA (Audio Visual Aid – alat bantu atau peraga audio visual) dapat membantu menegakkan pengetahuan-pengetahuan yang sudah diterima oleh sasaran pendidikan sehingga apa yang diterima akan lebih lama tersimpan di dalam ingatan si penerima.

4.  Pengertian Bahan Ajar
Menurut National Centre for Competency Based Training (2007), pengertian bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan proses pembelajaran. Bahan yang dimaksudkan dapat berupa bahan tertulis maupun tidak tertulis.
Pandangan dari ahli lainnya mengatakan bahwa bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis, baik tertulis maupun tidak tertulis, sehingga tercipta suatu lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa belajar.
Menurut Panen (2001) mengungkapkan bahwa bahan ajar merupakan bahan-bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis, yang digunakan guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran (Andi,2011:16).

5. Pengembangan Bahan Ajar
Pengembangan suatu bahan ajar harus didasarkan pada analisis kebutuhan siswa. sejumlah alasan mengapa perlu dilakukan pengembangan bahan ajar, seperti yang disebutkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (2008: 8-9) sebagai berikut.
a.  Ketersediaan bahan sesuai tuntutan kurikulum, artinya bahan belajar yang dikembangkan harus sesuai dengan kurikulum
b.  Karakteristik sasaran, artinya bahan ajar yang dikembangkan dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa sebagai sasaran, karakteristik tersebut meliputi lingkungan sosial, budaya, geografis maupun tahapan perkembangan siswa
c.   Pengembangan bahan ajar harus dapat menjawab atau memecahkan masalah atau kesulitan dalam belajar.

Alat Pembelajaran dan Bahan Ajar 
Dalam pelaksanaan program belajar mengajar peran guru dirasa sangatlah penting, sebab guru dituntut dalam proses belajar mengajar sebelum pelajaran itu dimulai. Salah satu komponen dalam penyusunan desain belajar mengajar (instruksional) adalah sumber belajar. Sumber belajar itu mencakup apa saja yang dapat di gunakan untuk membantu tiap orang dalam  belajar dan menampilkan kompetensinya , sumber belajar akan menjadi bermakna bagi peserta didik maupun guru apabila sumber belajar  di organisir melalui satu rancangan yang memungkinkan seseorang dapat memanfaatkan sumber belajarnya secara efektif dan efesien. Jika tidak, maka tempat atau lingkungan alam sekitar, benda, orang dan buku yang ada hanyalah sekedar tempat, benda, orang atau buku yang tidak ada artinya apa-apa. Untuk itu, agar mendapatkan gairah siswa dalam belajar, siswa perlu di beri kesempatan untuk mencari data dari berbagai sumber agar dapat belajar  dengan sebaik-baiknya. Selain itu, usaha mengembangkan sistem belajar mengajar yang efektif juga dapat memberikan  Selain itu, usaha mengembangkan sistem belajar mengajar yang efektif juga dapat memberikan motivasi terhadap kreatifitas guru. Hal ini berdasarkan suatu asumsi bahwa satuan pelajaran akan berhasil apabila semua stategi, alat serta bahan yang digunakan sesuai dengan situasi peserta didik dan sesuai pila dengan keadaan yang dihadapinya sehingga tidak menyimpang dari konsep yang akan dicapai.

6.  Pengertian Alat Pembelajaran
Menurut Wijaya & Rusyan [1994] ada pun yang dimaksud alat Peraga Pendidikan adalah media pendidikan berperan sebagai perangsang belajar & dapat menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan dalam meraih tujuan – tujuan belajar.

- Beberapa tujuan dari alat peraga
Berikut ini beberapa tujuan alat peraga disebutkan selain di atas tadi yaitu :
a.   Alat peraga dalam pendidikan  memiliki tujuan supaya proses pendidikan lebih efektif dengan jalan meningkatkan semangat belajar para siswa.
b.   Alat peraga pendidikan dapat memungkinkan lebih sesuai dengan perorangan, dimana siswa belajar dengan banyak sekali kemungkinan, sehingga belajar dapat berlangsung sangat menyenangkan bagi masing-masing individu.
c.   Alat peraga pendidikan mempunyai manfaat supaya belajar lebih cepat segera bersesuaian antara kelas dan diluar kelas, alat peraga dapat memungkinkan mengajar lebih sistematis dan juga teratur.

- manfaat dari alat peraga yaitu :
Untuk lebih jelas dan terperinci, adapuni manfaat dari penggunaan alat peraga pendidikan yaitu antara lain sebagai berikut : 
a.   Menimbulkan minat sasaran pendidikan.
b.   Mencapai sasaran yang lebih banyak.
c.   Dapat membantu dalam mengatasi berbagai macam hambatan dalam proses pendidikan.
d.  Dapat merangsang sasaran dari pendidikan untuk mengimplementasikan ataupun melaksanakan pesan-pesan kesehatan atau pesan pendidikan yang akan disampaikan.
e.  Dapat membantu sasaran pendidikan untuk belajar dengan cepat serta belajar lebih banyak materi atau bahan yang disampaikan .
f.   Merangsang sasaran pendidikan untuk bisa meneruskan berbagai pesan yang disampaikan yang member materi kepada orang lain.
g.  Dapat mempermudah saat penyampaian materi pendidikan atau informasi oleh para pendidik.
h.  Dapat Mendorong keinginan orang-orang maupun individu untuk mengetahui, lalu kemudian lebih mendalami, lalu pada akhirnya mendapatkan pengertian yang lebih baik. Individu yang melihat sesuatu yang memang ia diperlukan tentu akan menarik perhatiannya. Dan juga apa yang dilihat dengan penuh perhatian akan dapat memberikan pengertian baru untuknya, yang merupakan pendorong untuk melakukan ataupun memakai sesuatu yang baru tersebut.
i.   Membantu menegakkan pengertian atau informasi yang diperoleh. Sasaran pendidikan di dalam menerima sesuatu yang baru, manusia memiliki kecenderungan untuk melupakan/lupa. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, AVA (Audio Visual Aid – alat bantu atau peraga audio visual) dapat membantu menegakkan pengetahuan-pengetahuan yang sudah diterima oleh sasaran pendidikan sehingga apa yang diterima akan lebih lama tersimpan di dalam ingatan si penerima.

7. Pengertian Bahan Ajar
Menurut National Centre for Competency Based Training (2007), pengertian bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan proses pembelajaran. Bahan yang dimaksudkan dapat berupa bahan tertulis maupun tidak tertulis.
Pandangan dari ahli lainnya mengatakan bahwa bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis, baik tertulis maupun tidak tertulis, sehingga tercipta suatu lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa belajar.
Menurut Panen (2001) mengungkapkan bahwa bahan ajar merupakan bahan-bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis, yang digunakan guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran (Andi,2011:16).

8. Pengembangan Bahan Ajar
Pengembangan suatu bahan ajar harus didasarkan pada analisis kebutuhan siswa. sejumlah alasan mengapa perlu dilakukan pengembangan bahan ajar, seperti yang disebutkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (2008: 8-9) sebagai berikut.
a.  Ketersediaan bahan sesuai tuntutan kurikulum, artinya bahan belajar yang dikembangkan harus sesuai dengan kurikulum
b.  Karakteristik sasaran, artinya bahan ajar yang dikembangkan dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa sebagai sasaran, karakteristik tersebut meliputi lingkungan sosial, budaya, geografis maupun tahapan perkembangan siswa
c.   Pengembangan bahan ajar harus dapat menjawab atau memecahkan masalah atau kesulitan dalam belajar. Adapun media yang digunakan dalam alat pembelajaran seperti :
 
1.     Media Audio
Macam-macam media pembelajaran audio berfungsi untuk menyalurkan pesan audio dari sumber pesan ke penerima pesan. Media audio berkaitan erat dengan indera pendengaran. Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi). Contoh media seperti radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dan lain-lain.
2.     Media Visual
Macam-macam media pembelajaran visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Jenis media pembelajaran visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor.  Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam bentuk-bentuk visual. Selain itu fungsi media visual juga berfungsi untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan fakta yang mungkin dapat mudah untuk dicerna dan diingat jika disajikan dalam bentuk visual. Macam-macam media pembelajaran visual ini dibedakan menjadi dua yaitu media visual diam dan media visual gerak. Berikut penjelasannya :
a. Media visual diam 
Berupa foto, ilustrasi, flashcard, gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film rngkai, OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain-lain.
b. Media visual gerak
Berupa gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya.
3.     Media Audio Visual
Macam-macam media pembelajaran audio visual merupakan media yang mampu menampilkan suara dan gambar. Ditinjau dari karakteristiknya media audio visual dibedakan menjadi 2 yaitu madia audio visual diam, dan media audio visual gerak. Berikut penjelasannya:
a. Media audiovisual diam
Berupa TV diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara.
b. Media audio visual gerak
Berupa film TV, TV, film bersuara, gambar bersuara, dan lain-lain.
4.     Media Serbaneka
Macam-macam media pembelajaran serbaneka merupakan suatu media yang disesuaikan dengan potensi di suatu daerah, di sekitar sekolah atau di lokasi lain atau di masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai media pengajaran. Contoh macam-macam media pembelajaran serbaneka di antaranya adalah papan tulis, media tiga dimensi, realita, dan sumber belajar pada masyarakat.

Okee sampai disini penjelasan saya mohon maaf jika ada salah kata, semoga dari hasil tulisan ini bermanfaat bagi pembaca maupun untuk penulis pribadi,


Syukron jazakumullah khair^^

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.........🌻🌻


 

Komentar